Bule Nyanyiin Lagu Indonesia. Apa Jadinya?

Bule Nyanyiin Lagu Indonesia. Apa Jadinya?

Seperti biasa saya online di kaskus dan blog sejak pagi tadi. Haha.. iya, saya nggak berangkat kerja dan memilih tinggal di rumah karena ada kelainan di kepala dan perut saya. Mual dan pusing dari Subuh sampai tadi jam 7 pagi. :najis

Iseng baca thread² gokil di kaskus, saya menemukan sebuah thread dari seorang bule Londo alias warga Belanda, Peter Fennema.

Thread tersebut berisi sebuah video musik berbahasa Indonesia dengan judul “Cintamu” yang ternyata dikarang dan diaransemen sendiri oleh Peter.

Kagum.

Langsung cari info tentang Pak Peter, dan alhasil, dapet bocoran website dan beberapa tulisan tentangnya.

Peter Fennema aseli berasal dari Belanda, tapi dia sangat suka dengan Indonesia.

Dari hasil wawancara dengan myindo.com beberapa abad *baca: waktu*  yang lalu, Pak Peter mengaku suka sekali dengan Indonesia, terutama makanannya. Yeah, Indonesian Food is nice, Pak! :)

Selain itu, dalam liburannya di Indonesia selama kurang lebih 8 bulan, beliau menemukan bahwa di Indonesia itu memiliki kultur yang sangat beragam dengan budaya dan keramahan yang sangat khas dari penduduknya.

If you travel in Indonesia you are very close to the local people, especially when you’re using public transport and when you’re in remote areas. We’ve encountered so many warm hearted friendly people, so many lovely smiles, that Indonesia began to feel like our home, even though we did not have a residence.

Yeah.

Di Indonesia pula, Pak Peter mulai mencoba menyalurkan hobinya dalam bermain musik dengan memainkan beberapa lagu anak-anak seperti Balonku, Desaku, dan Becak. Ya, di Indonesia, di Indonesia lagu-lagu ini masuk kategori lagu untuk anak-anak.

Dari langkah kecil inilah Pak Peter mencoba mengaransemen lagu-lagu milik musisi Indonesia antara lain Chrisye, Gesang, Ari Lasso, Letto, dan Peterpan.

**

Oke, sedikit repiyu dan sekarang…

Sekarang setelah nulis 200 kata kurang lebih sebagai pembuka, saya jadi punya uneg-uneg.

Saya jadi inget sebuah sajak.. “Malu (aku) jadi orang Indonesia”

Ya, malu.

Malu karena saya menyadari bahwa saya sudah lupa dengan lagu-lagu Indonesia lama, terutama lagu anak-anak.

Malu karena di belahan bumi sebelah sana, ada seorang Belanda yang justru sangat bangga menyanyikan lagu Indonesia.

Malu.

Di sisi lain, ada rasa bangga bahwa di sela-sela baik-buruknya Indonesia, masih banyak yang mempertahankan apa-apa yang ASELI Indonesia, di luar sana.

Rasa bangga juga, sekaligus terharu, dari sini saya sendiri merasa “dibangunkan” dan disuruh “melek” akan semua tentang Indonesia.

Ya, dari sebuah website kecil tersebut saya tersadar, kita harus bangga jadi orang Indonesia! :iloveindonesia

Hemm..

21 tahun hidup di Indonesia, masih aja nggak bisa nulis pake bahasa yang JELAS dan RINGKAS. Hahaha.. :cd

okeh, sekedar share aja.

mampir ke threadnya langsung disini :

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3225079

ato mampir ke website Pak Peter di http://nlpeter.nl